Mushaf Wakaf Menembus Lumpur Banjir, Cahaya Al-Qur’an Tetap Menyala di Tamiang

Menjelang waktu Maghrib, di tengah suasana pascabanjir yang masih menyisakan lumpur di berbagai sudut Tamiang, Aceh, kabar haru datang dari distribusi wakaf Al-Qur’an yang diamanahkan oleh Yataqu. Sebanyak 100 mushaf Al-Qur’an telah sampai dengan selamat dan diserahkan langsung oleh Ustadz Junaedi ke rumah Ibu Tina, sebagai perantara pendistribusian kepada para penerima manfaat.

Mushaf-mushaf wakaf tersebut diperuntukkan bagi dua lembaga pendidikan, yaitu SMP Negeri 7 Karang Baru, sekolah tempat Ibu Tina mengabdi, serta Pondok Pesantren Misbahul Al Rasyad (MISRA). Di tengah kondisi sekolah yang masih tertutup lumpur akibat banjir yang melanda wilayah Tamiang, kehadiran mushaf Al-Qur’an ini menjadi penguat harapan, bahwa pendidikan dan nilai-nilai keimanan akan terus hidup meski ujian alam baru saja berlalu.

Dengan penuh rasa syukur, Ibu Tina menyampaikan terima kasih kepada Yataqu dan seluruh donatur yang telah mewakafkan Al-Qur’annya. Doa pun mengalir, semoga setiap huruf yang dibaca dari mushaf-mushaf ini menjadi amal jariyah, pemberat timbangan kebaikan, dan kelak menjadi pembela di hari akhir bagi para pewakafnya.

Semoga Allah segera mengangkat kesulitan yang dialami para siswa dan guru di SMP Negeri 7 Karang Baru, membersihkan sisa-sisa banjir, dan mengembalikan aktivitas belajar mengajar seperti sediakala. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamiin. Cahaya Al-Qur’an telah hadir, membawa harapan dan kekuatan bagi mereka yang terdampak.

You cannot copy content of this page