Alhamdulillah, langkah kecil kembali diayunkan dengan penuh harap. Yataqu melaksanakan kegiatan blusukan ke wilayah Bogor dalam rangka mendistribusikan amanah beras kepada empat pondok pesantren yang menjadi pusat pendidikan dan pembinaan generasi Qur’ani.
Perjalanan ini bukan sekadar mengantar beras, tetapi juga mengantar kepedulian, doa, dan semangat kebersamaan.
Lokasi Pertama: Ponpes Da’watul Qur’an
Beralamat di Kp. Kalong Tonggoh, Desa Kalong, Kecamatan Leuwiliang.
Di tempat ini, sebanyak 98 kg beras disalurkan untuk memenuhi kebutuhan 30 santri yang setiap hari menimba ilmu dan menghafal kalam Ilahi. Senyum para santri menyambut kedatangan tim menjadi penyemangat tersendiri dalam perjalanan ini.
Lokasi Kedua: Ponpes Minhajul Ummah
Terletak di Kp. Hambaro, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor.
Sebanyak 2 karung atau 98 kg beras diterima untuk mendukung kebutuhan makan 55 santri. Di tengah kesederhanaan, semangat belajar mereka tetap menyala. Bantuan ini diharapkan menjadi penopang keberlangsungan pendidikan mereka.
Lokasi Ketiga: Ponpes Darul Ibtida
Beralamat di Kp. Cidudut, Desa Hambaro, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor.
Sebanyak 2 karung atau 96 kg beras disalurkan untuk 45 santri. Di pesantren ini, para santri ditempa dengan ilmu dan akhlak. Setiap butir beras yang diberikan menjadi bagian dari perjuangan mereka menuntut ilmu.
Lokasi Keempat: Ponpes Pemberdaya Umat
Berlokasi di Pamijahan, Ciampea, Bogor.
Sebanyak 96 kg beras diterima untuk kebutuhan 30 santri. Di balik keterbatasan, mereka terus berusaha tumbuh dan berdaya, menjadi generasi yang kelak memberi manfaat bagi umat.
Total distribusi ini bukan hanya tentang angka dan kilogram, melainkan tentang keberlanjutan pendidikan, tentang dapur yang tetap mengepul, dan tentang santri-santri yang tetap fokus menghafal dan belajar tanpa harus khawatir akan kebutuhan pangan mereka.
Semoga setiap butir beras yang tersalurkan menjadi pahala jariyah bagi para donatur dan seluruh pihak yang terlibat. Terima kasih kepada semua yang telah mempercayakan amanah ini melalui Yataqu.
Karena sejatinya, membantu mereka yang menjaga Al-Qur’an adalah bagian dari menjaga masa depan umat.













