fbpx

MUHAMMAD BIN SIRIN

MUHAMMAD BIN SIRIN

Nama, Nasab dan Kelahiran

Namanya, Muhammad bin Sirin al-Anshari Abu Bakar bin Abu Amrah al-Bashri. Ayahnya berasal dari tawanan Ain at-Tamr, yang ditawan oleh Khalid bin Walid. Dari Anas bin Sirin dia mengatakan, “Saudaraku, Muhammad dilahirkan dua tahun yang tersisa dari kekhalifahan Umar.”

Pujian Para Ulama Kepada Muhammad Bin Sirin

Muhamamd bin Sa’ad mengatakan, “Dia tsiqah, dipercaya, alim, mulia, faqih, imam, banyak ilmu,  wara’,  dia memiliki keberanian.”. Dari Utsman al-Batti, dia mengatakan, “Di Bashrah tidak ada seorang pun yang lebih tahu tentang qadha’ (keputusan peradilan) daripada Ibnu Sirin.”. Dari Syu’aib bin al-Habhab, dia mengatakan, “Asy-Sya’bani mengatakan kepada kami, ‘Hendaklah kalian berpegang teguh pada al-Asham (yang tuli) itu, yaitu Ibnu Sirin”

Ibadah danWara’ Muhammad Bin Sirin

Dari Muwarriq al-Ijli, dia mengatakan, “Aku tidak melihat seseorang pun lebih faqih dalam sikap wara’nya, dan lebih dalam kefaqihannya daripada Muhammad bin Sirin.“ Abu Qilabah mengatakan, “Palingkanlah dia dimana saja kamu suka, niscaya kalian mendapatinya sebagai orang yang paling wara’ di antara kalian dan paling mampu menguasai dirinya.Dari Hisyam bin Hassan, dia mengatakan, “Sebagai keluarga Sirin menceritakan kepadaku, dia mengatakan, ‘Aku tidak pernah melihat Ibnu Sirin bercakap-cakap dengan Ibunya sama sekali melainkan dalam keadaan merendah.”

Kehati-hatian dalam berfatwa dan Kepiawaian menakwilkan mimpi

Asy’ats mengatakan, “Apabila Ibnu Sirin ditanya tentang halal dan haram, maka roman mukanya berubah, hingga engkau mengatakan, ‘Seakan-akan dia bukan orang yang patut untuk ditanya.Adz-Dzahabi mengatakan, “Muncul banyak keajaiban dari Ibnu Sirin yang disebutkan oleh para penulis secara panjang lebar, dan semua itu menunjukkan pertolongan Alloh untuknya.”

Guru-guru dan Murid-muridnya

Di antara guru-guru Muhammad bin Sirin dari kalangan sahabat dan tabi’in yaitu: Anas bin Malik, Zaid bin Tsabit, al-Hasan bin Ali bin Abu Thalib, Jundab bin Abdullah al-Bajali, Hudzaifah bin al-Yaman, Rafi’ bin Khadij, Sulaiman bin Amir, Samurah bin Jundub, Ibnu Umar, Ibnu Abbas, Utsman bin Abu al-Ash, Imran bin Hushain, Ka’ab bin Ujrah, Mu’awiyah, Abu ad-Darda’, Abu Sa’id, Abu Qatadah, Abu Hurairah, Abu Bakr ats-Tsaqafi, Aisyah Ummul Mukminin, Ummu Athiyah, Humaid bin Abdurrahman al-Humaidi, Abdullah bin Saqif, Abdurrahman bin Abu Bakrah, Ubaidah as-Salmani, Abdurrahman bin Bisyr bin Mas’ud, Qais bin Ubad, Katsir bin Aflah, Amr bin Wahb, Muslim bin Yasar, Yunus bin Jubair, Abu al-Muhallab al-Jarmi, Ma’bad, Yahya, Hafshah, Yahya bin Abu Ishaq al-Hadhari.

Adapun murid-muridnya ialah asy-Sya’bi, Tsabit, Khalid al-Hadzdza’, Dawud bin Abu Hind, Ibnu Aun, Yunus bin Ubaid, Jarir bin Hazim, Ayyub, Asy’ats bin Abdul Malik, Habib bin asy-Syahid, Ashim al-Ahwal, Auf al-A’rabi, Qatadah, Sulaiman at-Taimi, Qurrah bin Khalid, Malik bin Dinar, Mahdi bin Maimun, al-Auza’i, Hisyam bin Hassan, Yahya bin Atiq, Yazid bin Ibrahim, Abu Hilal ar-Rasibi, Imran al-Qaththan, Umarah bin Mihram, Ali bin Zaid bin Jad’an, Mansur bin Zadzan, Katsir bin Syinzhir, Yazid bin Thahman, dan banyak lainnya.

Kata-Kata Mutiara Muhmmad Bin Sirin

Muhamad bin Sirin mengatakan, Sesungguhnya ilmu ini adalah agama, maka lihatlah dari siapa kalian mengambil agama kalian. Muhamad bin Sirin mengatakan, “Ada tiga perkara yang membuat mereka tidak tersaing; Adab yang baik, tidak mengganggu orang lain, dan menjauhi perkara yang meragukan.”

Wafatnya Muhammad Bin Sirin

Sejumlah kalangan mengatakan, Muhammad bin Sirin meninggal selang seratus hari setelah al-Hasan al-Bashri pada 110 H. Dari Khalid bin Khidasy berkata, Hammad bin Zaid menceritakan kepada kami, dia berkata, “Ibnu Sirin meninggal 9 hari lewat dari bulan Syawal 110 H.”

www.takrimulquran.org

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Chat Admin
1
Chat Kami Sekarang
Assalamualaikum.. Kak, ingin berdonasi sekarang ?
Anda akan Terhubung dengan admin melalui WhatsApp