fbpx

ABDURRAHMAN BIN AUF

Abdurrahman Bin Auf

Nasab dan Kedudukan

Beliau adalah Abdurrahman bin Auf bin Abdu Auf bin Abu bin Al-Harits bin Zuhrah bin Kilab bin Murrah bin Ka’ab bin Lu’ay Al-Quraisy Az-zuhri Al-Makki dan kemudian Al-Madani. Ia dilahirkan di Makkah sepuluh tahun setelah tahun gajah. Ketika sinar kenabian memancar ia telah berusia tiga puluh tahun. Ia lebih muda sepuluh tahun dari Rosululloh Sholallohu ‘alaihi wassalam, dan lebih tua tiga tahun dari Umar bin Khaththab. Ayahnya adalah Auf bin Abdu Auf bin Abu bin Al-Harits Az-Zuhri yang merupakan tokoh terkemuka dari bani Zuhroh. Ibunya adalah Asy-Syifa binti Auf Az-Zuhriyyah. Ia masuk Islam, berbai’at kepada Nabi Sholallohu ‘alaihi wassalam, menjadi seorang shohabiyah yang baik, dan mendapatkan kebahagiaan dengan keislamannya.

Kebersamaan Abdurrahman bin Auf bersama Rosululloh Sholallohu ‘alaihi wassalam membentang selama kenabian. Ia menemani beliau di Makkah dan Madinah, menghadiri majelis-majelis beliau dan menyertai hari-hari beliau bersama para sahabat. Ia belajar al-Qur’an langsung dari beliau saat diturunkan, mengambil sunnah langsung dari lisan beliau dan mendengar banyak sekali hadits.

Ilmu Abdurrohman bin Auf luas. Beliau merupakan salah seorang yang memberi fatwa pada masa Rosululloh Sholallohu ‘alaihi wassalam dan masa tiga khulafaur rosyidin setelah beliau sesuai dengan hadis yang telah didengar dari Rosululloh Sholallohu ‘alaihi wassalam. Pada masa khalifah Umar dan Utsman beliau dipilih menjadi pemimpin ibadah haji. Kedudukan yang mulia ini tidak mungkin diserahkan kecuali kepada orang yang memiliki pengetahuan yang luas.

Sifat Kedermawanan

Abdurrrahman bin Auf seorang yang sangat dermawan. Ia senantiasa menginfakkan hartanya di jalan Alloh. Pada masa Rosululloh Sholallohu ‘alaihi wassalam menyedekahkan setengah dari hartanya sebanyak 4.000 dinar (1 dinar setara dengan 4,25 gram emas), lalu ia bersedekah sebanyak 40.000 dinar dan kembali bersedekah 40.000 dinar. Kemudian ia membekali 500 kuda di jalan Alloh, dan juga membekali 1.500 tunggangan di jalan Alloh. Abdurrahman bin Auf pernah menjual tanah kepada Utsman seharga 40.000 dinar. Maka ia membagikan uang itu kepada orang-orang miskin dari bani Zuhrah dan orang-orang yang membutuhkan serta kepada Ummahatul Mukminin.

Penduduk Madinah merupakan tanggungan bagi Abdurrahman bin Auf. Ia meminjamkan hartanya kepada sepertiga dari mereka, sepertiga yang lain ia bantu dengan membayarkan utang mereka dan ia memberikan hartanya sepertiga yang lain untuk menjaga hubungan dengan mereka.

Beliau, Abdurrrahman bin Auf tidak merasa cukup dengan berbagai sedekah dan infak yang telah dia berikan selama hidupnya, ia juga mewasiatkan sedekah dalam jumlah yang besar yang dikeluarkan setelah wafatnya. Beliau berwasiat untuk pejuang Badar yang masih tersisa, masing-masing sebanyak 400 dinar, dan jumlah mereka saat itu 100 orang. Abdurrahman bin Auf pun berwasiat kepada anaknya, Abu Salamah bin Abdurrrahman sebidang kebun untuk Ummahatul Mukminin yang terjual sepeninggalnya seharga 40.000 dinar.

Berbagai Keutamaan Lain

Alloh memuliakan Abdurrahman bin Auf dengan berbagai keutamaan. Beliau adalah salah satu dari 10 sahabat yang diberi kabar gembira dengan surga. Beliau adalah termasuk di antara orang yang terdahulu masuk Islam, dan keimanannya yang tulus kepada Alloh, mengikuti Sholallohu ‘alaihi wassalam dalam kondisi dakwah berat sekalipun, dan ketabahannya dalam menanggung siksaan demi agama dan akidahnya.

Beliau merupakan salah seorang tokoh besar Muhajirin yang melakukan hijrah ke Habasyah dan juga ke Madinah Nabawiyyah. Mereka terusir dari negeri mereka dan disiksa di jalan Alloh serta meninggalkan seluruh harta mereka, keluarga mereka dan kampung halaman mereka karena mengharapkan apa yang ada di sisi Alloh. Beliau ikut serta dalam perang Badar. Mereka yang ikut dalam perang ini mendapatkan janji pengampunan dosa-dosa mereka yang terdahulu dan yang akan datang serta kemenangan surga.

Beliau ikut serta bai’atur Ridwan dimana Alloh telah meridhai mereka. Keutamaan yang didapatkan oleh Abdurrahman bin Auf yang tidak didapatkan oleh orang lain bahwa Rosululloh Sholallohu ‘alaihi wassalam pernah shalat di belakangnya pada rakaat kedua dari shalat shubuh pada perang Tabuk.

Setelah wafatnya Rosululloh Sholallohu ‘alaihi wassalam, ia masih berkontribusi besar dalam rangka membela Islam dan mengemban tanggung jawab serta menanggung beban dakwah. Pada masa pemerintahan Abu Bakar, ia memiliki peran yang besar. Jika Abu Bakar memiliki masalah dan ingin bermusyawarah dengan para penasihat dan ahli fikih, ia mengundang tokoh Muhajirin dan Anshar. Ia mengundang Umar, Utsman, Ali, Abdurrahman bin Auf, Mu’adz bin Jabal, Ubay bin Ka’ab, Zaid bin Tsabit. Pada saat Abu Bakar berencana untuk memerangi pasukan Romawi, maka beliau memanggil para pemuka Muhajirin dan Anshar, para pejuang perang Badar maupun yang lainnya. Di antara mereka terdapat Abdurrahman bin Auf.

Pada masa pemerintahan Umar, ia senantiasa berada di sisi Umar untuk memberikan arahan dan nasihat yang berharga kepadanya. Umar mengangkat beliau sebagai pemimpin ibadah haji untuk membimbing orang-orang melakukan manasik haji. Beliau ikut serta dalam menaklukan pasukan Romawi di negeri Syam. Pasukan kaum muslimin di bawah komando pimpinan Abu Ubaidah bin Al-Jarrah sementara Abdurrahman bin Auf memimpin sayap kiri. Beliaulah yang menjadi saksi dengan Khalid bin Walid, Amr bin Ash, dan Muawiyyah pada saat Umar menulis surat perjanjian damai dengan kaum nasrani di baitul maqdis dan surat jaminan keamanan setelah Baitul Maqdis dapat ditaklukan. Ketika Amirul Mukminin, Umar bin Khaththab ditikam beliau menunjuk enam anggota majelis syuro, yaitu Utsman, Ali, Thalhah, Zubair, Abdurrahman bin Auf dan Sa’ad bin Abi Waqqos untuk bermusyawarah menetapkan khalifah sesudahnya.

Wafat

Abdurrahman bin Auf wafat pada tahun 32 H. Usia beliau pada saat wafat adalah tujuh puluh lima tahun. Ia dishalatkan oleh Amirul Mukminin Utsman bin Affan sesuai dengan wasiatnya. Beliau dimakamkan di Baqi’.

Ikut Partisipasi Mendukung Program, Salurkan Donasi Anda di Sini!

www.takrimulquran.org

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Chat Admin
1
Chat Kami Sekarang
Assalamualaikum.. Kak, ingin berdonasi sekarang ?
Anda akan Terhubung dengan admin melalui WhatsApp