fbpx

ABU UBAIDAH BIN AL-JARRAH

Abu Ubaidah Bin Al-Jarrah

Nasab dan Keutamaan

Beliau adalah Amir bin Abdullah bin Al-Jarrah bin Hilal bin Uhaib bin Dhabbah bin Al-Harits bin Fihr bin Malik bin An-Nadhar bin Kinanah bin Khuzaimah bin Mudrikah bin Al-Yas bin Mudhar bin Nazar bin Maad bin Adnan Al-Quraisy Al-fihri Al-Makki. Ayahnya, Abdullah bin Al-Jarrah tumbuh besar sebagai penganut agama kaumnya dan meninggal dunia sebelum munculnya Islam. Sedangkan ibunya adalah Ummu Umaimah bin Ghanam bin Jabir masuk Islam dan salah satu shahabiah pengiring Rosululloh Sholallohu ‘alaihi wassalam.

Abu Ubaidah senantiasa menyertai Nabi Sholallohu ‘alaihi wassalam, menghadiri majelis beliau, mengikuti berbagai peristiwa bersama beliau, mendengar perkataan beliau, menyaksikan langsung sikap dan keputusan beliau, menghafal al-Qur’an dan salah seorang ahli fikih dan pemberi fatwa. Bukti yang paling jelas atas keilmuannya adalah ketika penduduk Yaman datang meminta kepada Nabi Sholallohu ‘alaihi wassalam agar mengutus bersama mereka seseorang yang membacakan kepada mereka al-Qur’an dan mengajarkan kepada mereka tentang Islam dan as-Sunnah, beliau mempercayakan kepada Abu Ubaidah tentang tugas yang mulia tersebut. Begitu juga sikapnya di berbagai peperangan dan penaklukan yang membutuhkan pengetahuan yang mumpuni terkait persoalan jihad, pergaulan dengan ahli dzimmah, ketentuan harta rampasan perang, pembuatan kesepakatan dan perjanjian, perlakuan rakyat yang di bawah kekuasaan Islam, dan pengurusan kebutuhan mereka.

Perangai Zuhud

Abu Ubaidah meneladani Nabi Sholallohu ‘alaihi wassalam, menempuh jalan yang di tempuh beliau, meniru akhlak beliau yang indah, sikapnya yang agung, wataknya yang mulia dan pergaulannya yang terhormat. Hal ini menjadikan beliau menjadi seorang yang memiliki akhlak yang baik dan budi pekerti yang luhur. Beliau adalah seorang yang zuhud. Ketika terjadi berbagai penaklukan sehingga harta begitu melimpah bagi kaum muslimin, sedangkan beliau adalah salah satu komandan pasukan di negeri Syam, beliau tidak menagambil harta selain yang mencukupi dirinya dan keluarga untuk membiaya hidup mereka. Selain dari itu, dia infakkan dan sedehkahkan di jalan Alloh.

Umar bin Khaththab pernah memberikan harta kepada Abu Ubaidah sebesar 400 dinar (1 dinar setara 4,25 gram) untuk kebutuhan hidupnya namun beliau langsung menginfakkan harta tersebut tanpa menyisakan sepeserpun. Pada saat beliau menjadi gubernur di Syam, Umar bin Kaththab pernah mengunjungi rumahnya. Umar tidak menjumpai di rumahnya barang-barang selain sebuah permadani, sebuah nampan dan wadah air. Beliau adalah seorang yang tawadhu’ (rendah hati). Beliau bekerja menggali kubur dan memakamkan mayat, padahal beliau adalah seorang komandan pilihan Rosululloh Sholallohu ‘alaihi wassalamdan utusan Nabi ke beberapa daerah.

Kepercayaan Umat

Abu Ubaidah memiliki berbagai keutamaan. Beliau adalah orang yang sangat terpercaya, Nabi Sholallohu ‘alaihi wassalam menjulukinya dengan ‘kepercayaan umat ini’. Peristiwa itu terjadi ketika orang-orang Najron meminta kepada beliau agar mengutus orang laki-laki terpercaya, dan sangat terpercaya. Para sahabat sangat berharap dipilih oleh Nabi, kemudian Beliau memilih Abu Ubaidah dan memberi gelar tersebut.

Sungguh Abu Ubaidah adalah sahabat yang patut berbahagia. Rosululloh Sholallohu ‘alaihi wassalam mengumumkan beberapa sahabat yang telah terukir namanya di pintu-pintu surga. Beliau Sholallohu ‘alaihi wassalam menyebut Abu Ubaidah termasuk salah satu di antara mereka. Abu Ubaidah memiliki kedudukan yang tinggi di sisi Rosululloh Sholallohu ‘alaihi wassalam. Abu Ubaidah memperoleh simpati dari Rosululloh Sholallohu ‘alaihi wassalam dan perhatian beliau, sehingga beliau memujinya dan mempercayakan pekerjaan kepadanya. Bahkan Rosululloh Sholallohu ‘alaihi wassalam sangat mencintainya. Pada saat Beliau ditanya tentang siapa orang yang paling dicintainya, maka beliau menjawab, ‘Abu Bakar kemudian Umar kemudian Abu Ubaidah bin Al-Jarrah”.

Abu Ubaidah merupakan sang mujahid sejati. Beliau berjuang di jalan Alloh dalam rangka meninggikan agama Alloh. Beliau menguasai taktik dan strategi perang.  Rosululloh Sholallohu ‘alaihi wassalam mengutusnya sebagai pendukung pasukan Amr bin ‘Ash pada perang Dzatus Salasil. Beliau juga mengutusnya sebagai komandan pasukan pengintai ke Saiful Bahr. Pada masa kekhilafahan Abu Bakar, beliau mengirim beberapa pasukan ke negeri Syam di bawah pimpinan Amr bin ‘Ash, Yazid bin Abi Sufyan, Abu Ubaidah bin Al-Jarrah, dan Syurahbil bin Hasanah. Abu Bakar mengangkat beliau sebagai panglima tertinggi seluruh pasukan untuk menghadapi pasukan Romawi. Kemudian setelah Abu Bakar mengetahui banyaknya jumlah pasukan Romawi yang terkumpul menghadapi kaum muslimin, maka beliau memilih Khalid bin Walid sebagai komandan tertinggi karena dia memiliki pengalaman yang lebih dalam memimpin perang. Perang tersebut dimenangkan oleh kaum muslimin.

Ketika awal kekhilafahan Umar bin Khaththab, maka beliau menulis surat kepada Abu Ubaidah bin Jarrah yang isinya mengangkatnya sebagai komandan perang atas pasukan Khalid bin Walid untuk menaklukkan Damaskus. Kaum muslimin berhasil mengepung dan merebut Damaskus. Setelah itu pasukan kaum muslimin menaklukkan beberapa wilayah lain di Syam yang dikuasai oleh Romawi seperti; Fihil, Himsh, Hamat, Aleppo dan Baitul Maqdis.

Wafat

Pada tahun 18 H penyakit Tho’un menyebar di Amawas dan kemudian segera menyebar di dataran rendah Yordania. Virusnya terus menyebar di antara pasukan kaum muslimin di mana sebagian besar mereka berada di sana. Di antara mereka terdapat Abu Ubaidah bin al-Jarrah (yang merupakan pemimpin mereka), Muadz bin Jabal, Syurahbil bin Hasanah, dan sekelompok tokoh besar sahabat yang lain. Virus ini merenggut banyak korban dari kalangan kaum muslimin. Alloh menimpakan ujian kepada Abu Ubaidah bin al-Jarrah. Wabah tersebut menyerangnya dan memasuki tubuhnya melalui telapak tangannya sampai akhirnya beliaupun wafat.

Ikut Partisipasi Mendukung Program, Salurkan Donasi Anda di Sini!

www.takrimulquran.org

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Chat Admin
1
Chat Kami Sekarang
Assalamualaikum.. Kak, ingin berdonasi sekarang ?
Anda akan Terhubung dengan admin melalui WhatsApp