fbpx

Menghargai Nikmat Allah Ta’ala, Belajar dari QS. An-Nahl:18

Menghargai Nikmat Allah Ta’ala – Dalam Al-Quran, Allah Ta’ala mengingatkan kita tentang nikmat-nikmat-Nya yang tak terhitung jumlahnya.

وَاِنْ تَعُدُّوْا نِعْمَةَ اللّٰهِ لَا تُحْصُوْهَا ۗاِنَّ اللّٰهَ لَغَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ

“Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya. Sungguh, Allah benar-benar Maha Pengampun, Maha Penyayang.” (QS. An Nahl: 18).

Ayat yang tertulis dalam QS. An-Nahl: 18 mengajarkan kita untuk merenungkan dan menghargai setiap nikmat yang telah diberikan kepada kita. Meskipun demikian, terlalu sering, kita cenderung terfokus pada apa yang tidak kita miliki daripada bersyukur atas apa yang telah kita terima. Artikel ini akan membahas betapa pentingnya menghargai nikmat Allah Ta’ala dan bagaimana hal ini dapat menguji iman kita sebagai manusia.

Menghargai Nikmat Allah

Allah Ta’ala adalah Maha Pemberi, dan kita sebagai manusia sering kali lupa untuk menghargai nikmat-nikmat-Nya. Ayat di atas mengingatkan kita bahwa jika kita mencoba menghitung semua nikmat Allah, kita tidak akan pernah bisa menentukan jumlahnya. Dari sekian banyak nikmat tersebut, ada yang besar dan nyata, seperti hidup, kesehatan, keluarga, dan rezeki. Namun, ada juga nikmat-nikmat yang lebih halus, seperti rasa syukur, cinta, dan kesempatan untuk memperbaiki diri.

Menguji Iman Kita

Mengapa kita sering lupa untuk menghargai nikmat-nikmat Allah? Salah satu alasan utama adalah gangguan dari dunia yang penuh dengan keinginan dan ambisi. Terlalu sering, kita terlalu fokus pada apa yang belum kita capai daripada bersyukur atas apa yang telah kita miliki. Inilah yang menguji iman kita sebagai manusia.

Iman tidak hanya tentang keyakinan kepada Allah Ta’ala, tetapi juga tentang rasa syukur dan penghargaan terhadap-Nya. Ketika kita terlalu fokus pada kekurangan dan keinginan kita, kita melupakan nikmat-nikmat yang telah Allah berikan kepada kita. Hal ini dapat melemahkan iman kita dan membuat kita merasa tidak puas.

Mengatasi Ujian Ini

Bagaimana kita bisa mengatasi ujian ini dan lebih menghargai nikmat-nikmat Allah? Berikut beberapa langkah yang dapat membantu:

  1. Mengingat Allah dalam Kehidupan Sehari-hari: Selalu ingatlah Allah dalam setiap langkah kehidupan kita. Berbicara kepada-Nya dalam doa, berzikir, dan merenungkan kebesaran-Nya dapat membantu kita lebih menghargai nikmat-Nya.
  2. Bersyukur Setiap Hari: Luangkan waktu setiap hari untuk merenungkan nikmat-nikmat yang telah Allah berikan kepada kita. Catat dalam jurnal atau berbicara tentangnya dengan orang lain sebagai tanda syukur.
  3. Bantu Mereka yang Membutuhkan: Salah satu cara terbaik untuk menghargai nikmat adalah dengan berbagi dengan mereka yang kurang beruntung. Memberikan sedekah, bersedekah, atau melakukan pekerjaan sosial dapat membuka mata kita tentang betapa berlimpahnya nikmat yang telah kita terima.
  4. Hindari Kemewahan yang Berlebihan: Terlalu banyak kemewahan dan konsumsi berlebihan dapat mengaburkan pandangan kita tentang nikmat sejati. Cobalah untuk hidup sederhana dan hindari pemborosan.

Allah Ta’ala telah memberikan kita nikmat yang tak terhitung jumlahnya. QS. An-Nah :18 mengingatkan kita tentang pentingnya menghargai nikmat-Nya. Terlalu sering, kita terlalu fokus pada apa yang belum kita miliki daripada bersyukur atas apa yang telah kita terima. Menghargai nikmat Allah adalah ujian iman kita sebagai manusia. Dengan mengingat Allah, bersyukur setiap hari, membantu mereka yang membutuhkan, dan menghindari kemewahan berlebihan, kita dapat belajar untuk lebih menghargai nikmat Allah Ta’ala dalam hidup kita.

www.takrimulquran.org

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Chat Admin
1
Chat Kami Sekarang
Assalamualaikum.. Kak, ingin berdonasi sekarang ?
Anda akan Terhubung dengan admin melalui WhatsApp